Langsung ke konten utama

“Motivasi Menulis dan Blog Sebagai Media Pembelajaran”

 “Motivasi Menulis dan Blog Sebagai Media Pembelajaran”

Rangkuman Materi Pertemuan ke 6 Gelombang k3-32

Narasumber Bapak Dail Ma’ruf, M.Pd

oleh : Asep Saepul Adha


Pertemuan kali ini dipimpin oleh Moderator bapak Sim Chung Wei, beliau memulai dengan mengucapkan salam kepa seluruh anggota komunitas KBMN PGRI Gelombang 31

Tak lupa sang moderator mengajak seluruh anggota WAG untuk berdo’a menurut keyakinan masing-masing. Kemudian melanjutkan dengan pantun

Siang hari membeli jamu

Jamu dibuat oleh tentara

Senang rasanya kembali bertemu

berkenalan rekan se-nusantara

Setelah pembukaan yang dipimpin oleh moderator, momen berikutnya adalah giliran narasumber Bapak Dail Ma'ruf ,M.Pd., menyampaikan materinya

Beliau meberikan motivasi bahwa beliau dulu sama dengan bapak dan ibu semua (bahkan peserta KBMN 20 dan mungkin lebih parah) karena sehari sebelum materi 1 belum punya akun Blog. Namun pada kenyataannya bisa ikutan dan malah jadi pemateri Blog sebagai media pembelajaran? Itu adalah kekuatan TEKAD yang dilakukan setiap hari. Saya ingin menjadi penulis, penulis buku, dan blogger yang terkenal.

Beliau menyatakan bahwa kita perlu memiliki dokumen dan tulisan. Karena sang pencipta pasti akan kembali kepada kita, lalu hilang, dan mereka yang memiliki karya buku, meskipun telah hilang, akan tetap ada. Karya itu, terutama jika dibuat dalam bentuk e-book dan diposting di internet, akan tetap ada.

Bayangkan seorang penulis (jika ia istikomah menulis sesuai bakatnya). Dia bisa menjadi sangat terkenal dan abadi karena karyanya tetap ada meskipun dia telah meninggal. Bisa mendapatkan tiga keuntungan abadi, yaitu ilmu yang bermanfaat, kemungkinan menjadi individu di tingkat tertinggi, bertemu dengan rektor dan profesor, mendapatkan alasan untuk meminta kata pengantar untuk buku solo kita, dan mendapatkan uang tambahan.

Jika bapak dan ibu guru rajin menulis pelajaran atau rangkuman materi pelajaran yang diampu (atau soal dan kunci jawaban di blog pribadi atau blog bersama), linknya harus dishare di sepuluh WAG atau dipasang di status WA dan FB. Ini menjadikan Bloh sebagai media pembelajaran yang tepat, cerdas, dan meringankan.

Manfaat Blog sebagai media pembelajaran :

1.       Blog sebagai rumah belajar guru

Ada kata pepatah bijak sekligus galak, “Berhentilah anda mengajar jika sudah tak mau belajar”

2.       meringankan tugas guru

Dalam mengajar cukup dengan meng-upload bahan ajar di Blog (lalu kirimkan link ke grup kelas yang kita ngajar) berikan petunjuk dan penugasn pun dapat diberikan di Blog murid bisa menjawab langsung di laman blog kita jadi efektif dan cepat.

3.       minat belajar jadi meningkat

Karena siswa zaman sekarang tidak suka diajarkan ceramah doang, diskusi kelompok atau diskusi yang bosan, maka belajar melalui blog (di mana mereka dapat menggunakan HP dan Wifi sekolah) akan membuat mereka bahagia. Guru harus mengatur tata cara penggunaan HP untuk hanya digunakan dalam pelajaran tertentu, kalau perlu adakan lomba menulis, poster, atau animasi di blog mereka, dan melakukan apa yang mereka suka. Ini sesuai dengan kurikulum merdeka, yang berarti membuat siswa senang.

4.       dapat diakses oleh orang seluruh dunia

Ini benar, seperti yang saya tulis di blog KOMPASIANA, pada tahun pertama saya bertemu dengan teman-teman yang berasal dari berbagai benua. Ada banyak orang Indonesia yang bermigrasi ke Australia, Belanda, Amerika, Jepang, Korea, dan Malaysia, antara lain. Saling sapa dan berikan komentar—bahkan bertanya-tanya dan mendukung artikel saya.

5.       bisa jadi ajang silaturahmi sesama bloger

Karena kita semua, secara sadar atau tidak sadar, adalah bloger yang tergabung dalam WAG dan saling bersilaturahmi (ada yang lanjut) hingga menjadi CC di melintas.id dan rasanya sudah lama kenal meskipun belum pernah bertemu. Saya memiliki pengalaman dengan alumni KBMN 29 apa 30 orang Bogor, bu Endang Ratna Juwita (penulis melintas.id). Saat Touring ke Puncak Bogor bersama 6 teman, kami dijamu dengan kopi dan bakso yang luar biasa, maknyuuuuuus....

Pada sesi tanya jawab, Bapak Sim Chung Wei, moderator sesi tanya jawab, mengatakan, "Luar biasa materi yang disampaikan Pak Dail. Baik bagi rekan rekan yang ingin mengajukan pertanyaan silahkan wa ke no saya di 082152687373.” Banyak pertanyaan yang masuk dan dijawab sekaligus dibahas oleh narasumber dengan gamblang dan jelas serta isinya memotivasi peserta KBMN PGRI Gelombang 31.

Saking serunya acara ini maka tidak terasa waktu sudah larut, dan sang moderator pun menutup acara.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Allah Maha Kuasa

Allah Maha Kuasa Oleh Asep Saepul Adha  Suatu pagi di Air Kumbang (Oktober 2023),  walaupun sudah jam 10 kabut masih tebal. Kita semua mengakui (bahkan sepakat) bahwa Allah SWT Maha Kuasa dan Maha Perkasa. Keperkasaan Allah tidak dapat diukur, tidak luntur karena umur tidak lekang karena hujan. Kekuasaan Allah tidak terbatas, tidak ada batas tempat dan tiada ukuran waktu. Allah SWT berkuasa mengangkat bahkan membuat suatu kaum jadi makmur, dan bisa menenggelamkan sekaligus membinasakan suatu kaum apabila kaum itu takabur dan kufur terhadap Allah. Mengangkat dan membinasakan suatu kaum tidak susah bagi Allah. Ingat peristiwa bencana yang menimpa kaum 'Ad. Kaum 'Ad tidak mengenal Allah sebagai Tuhannya, mereka membuat patung-patung yang dinamai Shamud dan Alhattar untuk disembah karena dianggap sebagai Tuhan. Mereka berbuat kejahatan, bahkan mereka tidak mau berhenti berbuat durhaka dan jahat serta berbuat apa saja yang mereka kehendaki (sakarepe dewek). Sifat takabur kaum ‘Ad ...

MEMBANGUN DIGITAL SPACE YANG AMAN UNTUK ANAK

MEMBANGUN DIGITAL SPACE YANG AMAN UNTUK ANAK Flyer Pertemuan Ke-1 Literasi digital adalah pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki seseorang dalam menggunakan media digital secara bijak dan efektif, yang mencakup pemanfaatan berbagai alat komunikasi, jaringan internet, dan teknologi digital lainnya untuk mengakses, memahami, mengolah, dan menyebarkan informasi. Orang yang memiliki literasi digital yang baik mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi, berpikir kritis terhadap konten digital, dan memiliki kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi secara efektif. Di era sekarang ini, teknologi telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Kita tidak bisa lagi menghindar dari kemajuan teknologi yang terus berkembang pesat. Hampir semua aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, pekerjaan, komunikasi, hingga layanan publik, telah terkoneksi dan mengalami digitalisasi. Teknologi hadir untuk memudahkan aktivitas kita, memberikan efisiensi, serta mem...

Writing by Heart

Rangkuman Materi Pertemuan ke-9 Kelas Belajar Menulis Nasional (KBMN) Gelombang ke-31 Oleh Asep Saepul Adha Pembukaan Pada malam yang mulai merangkak gulita, para peserta Kelas Belajar Menulis Nasional (KBMN) Gelombang ke-31 menuju ruang kelas virtual (WA Grup KBMN PGRI GEL. 31). Semangat mereka membara, siap untuk menyelami dunia literasi lebih dalam. Moderator Widya Arema telah siap menyambut dengan senyuman hangat dan pantun yang indah. Pergi ke sungai memancing ikan Ikan kecil ikan arwana Salam sapa saya ucapkan Assalamu'alaikum sobat semua Pembukaan yang meriah ini disambut emoji macam-macan dari para peserta. Widya Arema kemudian melanjutkan dengan salam sejahtera untuk semua, mendoakan kelancaran dan keberkahan bagi pertemuan hari itu. Suasana kelas terasa penuh dengan semangat dan antusiasme. "Jumpa lagi dengan Arek Malang Widya di kelas spesial yang tanpa sekat dan batas. Menemani Bapak/ibu penulis di ruang rindu. Mengukir tanda di alam semesta dalam karya abadi yan...